blog post

Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan Berhasil masuk kedalam 50 Peserta terbaik dari 200 Peserta dari berbagai universitas dan sekolah tinggi se Provinsi RIAU. Dalam rangka Youth Entrepreuner Challenge yang dilaksanakan oleh pihak TDA (Tangan Diatas) dan Rotte Bakery di Hotel Drego Pekanbaru,29 Oktober 2018. Mahasiswa STT Pelalawan yang masuk 50 besar antara lain, Rita Aprillia,Jodri Ardo Ramadan,Via Afriani Antika,Anggi Arfandi,Agung Permana Putra,Heli Indriani,Khairuni. Beberapa kesan yang dapat di jadikan pelajaran dari beberapa mahasiswa STT Pelalawan yang berhasil lolos dalam ajang Youth Entrepreneur Challenge

"Sempat Grogi pas pertama kali maju di depan. Karena melihat wajah wajah baru. Namun materi yang ingin disampaikan tidak akan buyar jika kita yakin.
Dapat sedikit motivasi jugak dari dewan juri. Yang beliau berkata.
"Jika kita ingin usaha. Hal yang paling pertama kita fikirkan. Bermanfaat apa tidakkah usaha kita untuk orang lain"
Sebab jika usaha kita ingin besar. Maka usaha kita harus besar untuk dunia yang lebih besar.
Semangat Enterpreuner Muda",Jodri Ardo Ramadan

 

"Kalo pendapat saya ...Jadi terbuka wawasannya. Selama ini rita berfikir teknik industri itu lebih ke penciptaan alat gitu. Tapi ternyata banyak juga dari teknik industri tadi yg bergerak di bidang kuliner. Rita jadi berfikir, semua org kan butuh makan. Jadi gada salahnya kita buat inovasi di bidang kuliner gitu. Tadi ada juga yg presentasi kue buatan dia dan ibuk nya (Industri rumahan) yg diangkat anaknya ke ajang kompetisi mahasiswa gitu. Jadi disitu yg menjadi partner kerja nya adalah org tua kita sendiri. Jadi rita juga ingin melakukan hal yg sama, untuk berpartner dengan org tua kita gitu. Selanjutnya Ada tambahan dari salah satu juri tadi kata² yang paling rita ingat "kalo usaha hanya mementingkan profit, itu jalan utama menuju kehancuran" kurang lebih seperti itu. Jadi kesimpulannya, ketika kita berwirausaha jika kita hanya mementingkan keuntungan diri kita pribadi itu namanya kita egois.",Rita Aprillia

 

"Kalau via pribadi, ajang ini bisa menambah pengalaman. Kan hasilnya belum diketahui nih, dan seandainya hasilnya baik ini bisa dijadikan langkah awal untuk menjadi youth enterpreneur yang baik. Dan semisalnya kurang memuaskan, kegiatan ini semestinya bisa menambah semangat untuk lebih berkreativitas lagi mencari inovasi2 baru",Via Afriani Antika

 

"Kalau menurut saya pribadi, kesan dari kegiatan ini sangat luar biasa. Kenapa? Karena kami disini mendapat ilmu ataupun pengalaman baru yang tidak akan didapat pada bangku kuliah.Kemudian, saya merasa lebih bersyukur buk, mungkin tidak semua orang yang bisa mendapatkan ilmu langsung dari bapak2 yang hebat yang bisa kami ambil ilmu2 beliau bagaimana menjadi Enterpreneur dan berbisnis yang baik.Dan disana saya bisa berkenalan sama mahasiswa2 yang mempunyai jiwa Enterpreneur dan bisa sharing ilmu buk.Point yang paling penting adalah melatih diri saya untuk bisa berbicara didepan umum dengan baik dan benar yang disertai dengan attitude yang baik pula.Dan yang terakhir, sama seperti yang disampaikan oleh saudara jodri dan rita.Ternyata pandangan saya selama ini salah tentang seorang entrepreneur, saya berfikir tujuan seorang entrepreneur itu adalah mencari keuntungan sebanyak-banyaknya.Tapi seharusnya untuk menjadi seorang entrepreneur yang baik itu tidak hanya memikirkan keuntungan diri sendiri tetapi, bagaimana ketika menjadi seorang entrepreneur bisa memikirkan orang lain yang ada disekitarnya.mungkin kurang dan lebihnya seperti itu.",Anggi Arfandi

  • Bagikan